Senin, 16 November 2020 | 13:36 Wita

Ucapan Berkah

Editor: Firman
Share

■ Rahim MayauSDM Yayasan Pendidikan Al Insyirah & Pimpinan Pesantren Lorong Raudhah Indonesia

HidayatullahMakassar.id — Betapa suka citanya anak-anak kelas satu menyambut kedatangan ustadz, mereka tersenyum ceria membalas salam sambil mengucapkan kata “ustadz” berkali-kali. Anak laki-laki berlomba memeluk sang ustadz, sedang yang perempuan berebut salaman sambil cium tangan. Sambutan anak-anak diapresiasi ustadz dengan senyum tulus, doa dan usapan di kepala kepada tiap anak yang menyalaminya. 

Sungguh pemandangan yang sangat menyejukkan, kasih sayang sebagai bagian dari prinsip Islam tersaji begitu indah. Episode meneladani Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai rahmat bagi alam semesta diamalkan sang ustadz di tengah-tengah anak didiknya.

”Dan sungguh pada diri Rasulullah terdapat teladan yang baik bagi kalian, (yaitu) orang yang mengharapkan pertemuan dengan Allah dan mengingat Allah dengan banyak”. [Q.S. al Ahzab : 21]. 

Salam, adalah isyarat perhatian, penghormatan dan pengakuan yang menjadi magnet perekat hati anak-anak yang masih polos dan bersih dalam mengenali sosok yang menerima mereka dengan tulus. Saling memberi salam pun melahirkan cinta di antara ustadz dan muridnya.

Senyum, menjadi tanda kesungguhan dan perhatian yang menstimulan keceriaan anak menyambut kedatangan ustadz, dengan begitu natural dan penuh energi kebaikan.

Doa’, sebagai lantunan indah, didengar dan diterima anak sebagai gelombang yang memanjakan fitrah mereka sebagai anak-anak dan hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Usapan, menjadi sentuhan yang memberi rasa kasih sayang, kenyamanan, kesejukan, pengayoman, dan nikmat lainnya. Diriwayatkan bahwa, “Ummu Muhammad bin Hatib mendatangi Nabi Muhammad Saw dan berkata: ‘Ini Muhammad bin Hatib yang pertama diberi nama seperti namamu. Maka Nabi mengusap kepalanya dan mendoakannya dengan keberkahan’. (HR. Muslim)

Pertemuan yang diawali dengan salam dan senyum, merupakan pengantar yang saling mendekatkan batin murid dan ustadz. Doa yang mengiringi usapan, menjadi aksi positif, penuh makna dan menjadikan usapan itu berkah.■



BACA JUGA