Senin, 4 Oktober 2021 | 20:06 Wita

Santri Tua Pesantren Lorong Raudhah Khatam Iqra dan Juz Amma. Tidak Ada Kata Tua Menjadi Santri

Editor: Firman
Share

HidayatullahMakassar.id — Sebanyak 12 orang santri dewasa Pesantren Lorong Raudhah Indonesia, yang terdiri dari tiga orang bapak-bapak dan 9 orang ibu-ibu mengikuti Syukuran Khatam Iqra dan Juz Amma di Masjid Hubbul Qur’an Pesantren Lorong Raudhah Indonesia, Ahad (3/10).

Pimpinan Pesantren Lorong Raudhah Indonesia ustadz Rahim Mayau mengatakan semangat belajar Al-Qur’an wajib dimiliki oleh seorang muslim, tidak ada kata terlambat untuk belajar walau usia mulai senja.

Menurutnya, Al-Qur’an adalah mu’jizat dan juga pegangan hidup seorang muslim, Allah mudahkan hambanya yang bersungguh- sungguh belajar Alqur’an sebagaimana Allah berfirman dalam Surah Al Qamar ayat 17 “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”

Ustadz Rahim Mayau yang juga da’i Parmusi ini lebih lanjut mengatakan Allah Ta’ala menjaminkan dua kemudahan dalam menghadapi satu kesulitan sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an Surah Al insyirah “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan .”

Maka katanya seharusnya setiap muslim menyikapinya dengan ikhtiar yang giat dalam belajar Al-Qur’an. “Kesadaran inilah yang kami tumbuhkan di tengah-tengah Pesantren Lorong Raudhah Indonesia, sehingga yang tua pun tetap semangat. Tidak ada kata tua untuk jadi santri,” ujarnya.■



BACA JUGA